Senin, 21 November 2016

Persegal Raih Piala Ketua Askab PSSI

Ketua Askab PSSI Mempawah, Rahmad Satria, menyerahkan tropi kepada Kesebelasan Persegal Galang yang menjadi juara
Kesebelasan Persegal Desa Galang berhasil menjadi juara turnamen sepakbola Open Cup Desa Galang yang memperebutkan piala Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Mempawah, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH.
Berkat quatrik atau empat gol yang dicetak Adi Satibi, kesebelasan andalan Desa Galang ini berhasil menyudahi perlawan Asasul Mutaqin asal Desa Pasir dengan skor 4-1 pada babak final yang berlangsung di Lapangan Karang Taruna Tunas Baru, Jalan Siliwangi, Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (20/11) sore.
Turnamen yang berlangsung sejak sebulan lalu itu, ditutup secara resmi oleh Ketua Askab, Rahmad Satria. Usai babak final berakhir, ia atas nama Askab PSSI mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran Pemerintahan Desa Galang maupun para suporter dan penonton sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan sukses, aman dan lancar.
“Alhamdulillah, keinginan kita agar turnamen ini menjunjung tinggi semangat fair play dapat terwujud. Terima kasih kepada Kepala Desa Galang yang kami nilai punya komitmen penuh pada penyelenggaran turnamen ini. Kami di PSSI punya tugas mengembangkan sepakbola dan kepala desa beserta seluruh aparat Pemerintahan Desa Galang punya semangat untuk membangun olahraga di desanya,” ucapnya.
Pertandingan Persegal melawan Asasul Mutaqin ini berjalan seru. Disaksikan seribuan penonton, kedua kesebelasan sejak peluit dibunyikan wasit Mulyadi, saling jual beli serangan. Hanya saja kerjasama dan mekanisme serangan Persegal lebih terorganisir. Hasilnya, tim kebanggaan masyarakat Galang ini berhasil mencetak gol pertama melalui kepala Adi. Skor 1-0 untuk keunggulan Persegal bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Asasul Mutaqin mulai mengambil inisiatif penyerangan. Namun kerjasama antar pemain selalu kandas di benteng pertahanan Persegal. Tak ingin kecolongan gol, Persegal kemudian balik menyusun serangan. Dan pergerakan Adi lagi-lagi menjadi momok benteng pertahanan Asasul. Ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor tiga kali berturut-turut sebelum diperkecil oleh pemain Asasul, Salam. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 4-1.
Atas prestasinya menjadi juara turnamen Open Cup Desa Galang, kesebelasan Persegal berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp 10 juta plus trofi dan piala bergilir Ketua Askab PSSI Mempawah, Rahmad Satria. Sedangkan Asasul Mutaqin yang meraih juara kedua, mendapat hadiah uang Rp 7 juta beserta trofi.
Sementara itu untuk kuara ketiga diraih Lamambon Anjongan dengan hadiah uang pembinaan Rp 5 juta plus trofi dan juara keempat diraih PSDW Wajok dan berhak mendapat uang pembinaan Rp 3 juta plus trofi. Sedangkan top skor dengan enam gol diraih Welly dari PSM Malikian. ia berhak membawa pulang uang pembinaan Rp 1 Juta.
Ketua panitia, Abdul Holik, mengucapkan terima kasih atas dukungan Ketua Askab PSSI Mempawah, Rahmad Satria dan Kepala Desa Galang, Rasidi, beserta seluruh pihak baik moril maupun materil sehingga pelaksanaan Open Cup Desa Galang dapat berjalan sukses, aman dan lancar. “Semoga di tahun mendatang, turnamen ini dapat kembali kita gelar dengan lebih besar lagi,” ucapnya.

Selasa, 15 November 2016

Rahmad Kukuhkan Pengurus Saka Kencana

Ketua Kwarcab Rahmad Satria menyaksikan penandatanganan ikrar pengukuhan Saka Kencana Kabupaten Mempawah oleh K Vinencia Tarigan
Kepengurusan Satuan Karya Keluarga Berencana (Saka Kencana) Kabupaten Mempawah masa bakti 2016-2021, Senin (14/11), resmi dikukuhkan. Diketuai Dra. K Vinencia Tarigan, M.Si, pengukuhan dilakukan Ketua Kwartir Cabang, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH dan disaksikan Wakil Bupati Mempawah, H. Gusti Ramlana, S.Sos dan Kepala BKKBN Kalbar, Drs. Kusmana, di Gedung PGRI Mempawah.
Tahapan pengukuhan yang dilasaksanakan saat kegiatan Jambore GenRe Saka Kencana Kabupaten Mempawah dimulai dengan pembacaan surat keputusan. Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab yang diajukan Ketua Kwarcab dan dijawab pengurus Saka Kencana, pembacaan Tri Satya, pembacaan dan pendatanganan ikrar dan diakhiri penyematan tanda jabatan pimpinan Cabang Saka Kencana oleh Ketua Kwarcab, Rahmad Satria kepada Ketua Saka Kencana, K Vinencia Tarigan.
“Saya berharap dengan kepengurusan yang baru, Saka Kencana dapat memberikan kontribusi dan karya kepada bangsa dan negara.  Sebagai anggota Saka Kecana, kita harus bangga. Mari kita ajak dan kita bina adik-adik kita sekalian menjadi generasi lebih baik, dan ini merupakan sebuah amanah,” ujar Rahmad Satria berpesan.
Tidak lupa Rahmad berpesan agar Saka Kencana bersama Saka-Saka lainnya dapat terus eksis sehingga mendukung keaktifan gerakan pramuka di Kabupaten Mempawah. Apalagi, kegiatan kepramukaan di Kabupaten Mempawah mendapat predikat Tergiat I se-Kalbar dari Kwarda Kalbar.
“Dari sisi kegiatan ini tentu harus dipertahankan bahkan ditingkatkan, tetapi tentu saja kegiatan yang banyak tanpa berbekas juga tidak ada maknanya. Yang terpenting kegiatan kepramukaan yang kita laksanakan ini memberikan efek yang nyata bagi pribadi anggota pramuka, masyarakat dan lingkungan kita,” ujarnya.
Mengenai Jambore GenRe Saka Kencana, Rahmad berpesan kepada peserta agar mentransfer ilmu yang didapat dalam kegiatan tersebut kepada rekan-rekan, orangtua, keluarga dan lingkungan sekitar. “Kita tidak mungkin melakukan pelatihan untuk seluruh generasi muda  di Kabupaten Mempawah. Nah disini peran penting para peserta untuk menginformasikan ilmu yang didapat kepada yang lain agar bermanfaat,” ucapnya

Senin, 14 November 2016

Bangun Komunikasi dan Kekompakan

Ketua DPRD, Rahmad Satria, memberikan sambutan pada kegiatan tasyakuran yang digelar Kades Mendalok
Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH, Minggu (13/11), menjalin silaturahmi dengan masyarakat Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit. Politikus dari Partai Golkar menghadiri tasyakuran yang digelar Kepala Desa Mendalok, Ilham M Amin, yang akan berangkat umrah ke tanah suci bersama sang istri, Neti Indriyani.
Di hadapan seribuan masyarakat yang hadir, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah ini mengajak warga Desa Mendalok untuk memanfaatkan setiap waktu untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, terutama atas berkat limpahan rahmat, nikmat, dan rezeki-Nya.
“Termasuk bersyukur atas kesempatan menunaikan ibadah umrah di tanah suci yang didapat Pak Ilham M Amin. Saya mendoakan, semoga bapak dan ibu di sini bisa mengikuti beliau, diberikan rezeki untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji,” ucap Rahmad yang diamini seluruh masyarakat yang hadir.
Pada kesempatan itu, Rahmad Satria mengajak masyarakat Desa Mendalok untuk tidak memutus komunikasi atau hubungan yang baik kepada sesama manusia (hablum minannas) maupun kepada Allah (hablum minallah). Menurut Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mempawah itu, untuk sukses harus pandai dan rajin membangun komunikasi.
“Komunikasi sesama manusia harus baik dan komunikasi kepada Allah SWT juga harus lebih baik. Nah khusus kepada sesama manusia, kita harus membangun komunikasi bersama sahabat, keluarga, tetangga, dan masyarakat. Jika sudah terjalin komunikasi yang baik, maka kita semakin kompak. Apa yang kita inginkan dapat tercapai termasuk sukses membangun desa,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Rahmad Satria atas nama Pemerintahan Kabupaten Mempawah kemudian mengajak masyarakat Desa Mendalok maupun masyarakat desa lainnya untuk membangun kebersamaan dan kekompakan. “Jika kita sudah kompak maka mudah bagi kita baik pemerintah maupun masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan,” ucapnya.
Sebelumnya Kepala Desa Mendalok, Ilham M Amin menjelaskan tasyakuran memiliki arti istimewa bagi dirinya sekeluarga. Selain bentuk syukur kepada Allah SWT atas kesempatan melaksanakan ibadah umrah, juga dihari yang sama dirinya dan sang anak merayakan ulang tahun. Istimewanya lagi, imbuh dia, tanggal 13 November ini juga bertepatan dengan ulang tahun pernikahannya.
“Bulan November ini begitu istimewa bagi saya. Karena di bulan ini juga saya pertama kali dilantik sebagai Kepala Desa Mendalok pada 2006 silam dan di bulan ini juga usia kepemimpinan saya di Mendalok mencapai 10 tahun. Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Mendalok yang ikut membantu saya membangun desa ini,” ujarnya.
Terkait jelang keberangkatannya melaksanakan ibadah umrah, Ilham menyampaikan permohonan maaf jika selama dirinya menjabat sebagai kepala desa ada berbuat salah atau bertutur kata yang menyakiti hati. “Saya berdoa, semoga bapak dan ibu dapat diberi kesempatan oleh Allah untuk beribadah ke tanah suci, walau belum bisa haji tetapi ada kesempatan melaksanakan umrah,” katanya.
Tasyakuran di kediaman Ilham M Amin, turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Dapil Sungai Kunyit, Toho dan Anjongan dari Partai Golkar, Syarif M Shaleh. Bertindak sebagai penceramah, Drs. Arif Sofyan, M.Si. Kegiatan ini dihadiri seribuan masyarakat Desa Mendalok dan sekitarnya.

Jumat, 11 November 2016

Sesalkan Penundaan Pilkades Serentak

Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH
Penundaan jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 19 desa dari semula Desember 2016 menjadi tahun 2017, membuat Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH, kecewa. Kepada para wartawan, Rahmad menilai penundaan ini sudah mengangkangi hak masyarakat yang ingin kepala desa definitif.
“Masyarakat tentu kecewa atas penundaan Pilkades serentak ini. Padahal Pilkades itu adalah hak masyarakat untuk mendapatkan kepala desa yang definitif,” kata Rahmad Satria saat ditemui di kediaman dinasnya, Kamis (10/11).
Terkait adanya penundaan ini, Rahmad menilai perlu ada klarifikasi. Dimana letak kesalahan dan kekeliruan atas penundaan Pilkades serentak itu sehingga tidak merugikan masyarakat. “Penundaan ini tentu membuat masyarakat merasa dirugikan. Saya menilai instansi terkait telah melakukan pembiaran hingga terjadi penundaan,” ujar dia.
Lebih lanjut, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah ini mengatakan, kalau memang pemerintah daerah tidak sanggup, desa bisa melaksanakan Pilkades secara mandiri. “Hanya saja karena ada aturan yang mengharuskan Pilkades dibantu melalui dana APBD Kabupaten, maka desa tidak mengupayakan untuk mencari biaya sendiri untuk Pilkades,” ungkapnya.
Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mempawah ini menilai tidak ada alasan bagi instansi terkait untuk melakukan penundaan. Sebab, penyelenggaraan Pilkades serentak telah masuk dalam program kerja pemerintah daerah dan telah mendapatkan alokasi anggaran melalui APBD 2016. Artinya, secara persiapan telah disusun dengan matang sejak jauh hari.
“Ini membuktikan instansi terkait tidak memiliki manajemen yang baik. Sehingga tidak mampu mengaplikasikan program kerja daerah yang telah disusun dan dianggarkan. Penundaan pilkades serentak ini tentu akan mempengaruhi kemajuan desa,” beber dia.
Belum lagi, imbuh dia, keberadaan penjabat (Pj) kepala desa yang ditempatkan pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan posisi kepala desa, yang tidak dapat membuat suatu kebijakan yang bersifat global. Melainkan untuk kegiatan yang besifat rutinitas. Sementara penyerapan ADD maupun dana desa seharusnya dapat dimaksimalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Penundaan ini tentu memicu pertanyaan, ada apanya ini? Kenapa disaat jabatan kepala desa sudah banyak yang berakhir dan ditempatkan Pj Kades, malah Pilkadesnya serentaknya yang tidak jadi tahun ini,” ucapnya heran.

Kamis, 03 November 2016

Rahmad Dukung Norsan Ketua Golkar Kalbar

Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah, DR H Rahmad Satria, SH.MH, mengatakan mendukung sepenuhnya Ria Norsan (Bupati Mempawah) menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalbar definitif, yang sebelumnya sebagai Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalbar (transisi).
Rahmad mendukung Ria Norsan karena melihat hasil Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis), konsulidasi organisasi, pemenangan Pemilu dan Pilkada Partai Golkar di Sulawesi Selatan, Sabtu (29/10) malam di di Hotel Grand Clarion Makassar.
Menurut Rahmad Satria yang juga Ketua DPRD Kabupaten Mempawah ini, Ria Norsan layak dan pantas memimpin DPD Partai Golkar Kalbar pasti bisa membesarkan partai Golkar Kalbar kedepan.
"Namun, saya menghargai sikap politik Ketua DPD partai Golkar kabupaten dan kota yang lain, jika ada pendapat dan pilihan yang berbeda, karena ini adalah demokrasi," tegas Rahmad.
Yang jelas, Ketua DPRD Kabupaten Mempawah 3 Periode ni, menegaskan sependapat dengan kawan-kawan yang mendukung Ria Norsan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalbar definitif.
"Ini pilihan politik, apapun resikonya kita siap menghadapinya, yang jelas sikap DPD Golkar Mempawah jelas mendukung Ria Norsan menjadi Ketua DPD Partai Golkar periode 2016-2021," tegas Rahmad.
Rahmad mengatakan sudah berkerjasama dengan beliau selama hampir 2 periode kepemimpinan Ria Norsan di Mempawah. Apalagi Ria Norsan adalah kader dan juga diusung menjadi bupati 2 periode di Mempawah dari Partai Golkar.
"Tidak hanya itu komunikasi dan komitmennya di pemerintahan jelas membangun Mempawah dan kesejahteraan masyarakat, itu sangat kita dukung dan layak menjadi Ketua Golkar," tegas Rahmad.
Harapan DPD Golkar Mempawah, kedepan beliau bisa terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalbar dan bisa menyatukan perbedaan pendapat demi kemajuan Partai Golkar di Kalbar.
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau, H Mulyadi H Yamin mengatakan, sangat mendukung Ria Norsan untuk menjadi calon Gubernur Kalbar dari Partai Golkar.
"Ria Norsan sangat layak menjadi Calon Gubernur Kalbar dari Partai Golkar, beliau punya pengalaman 2 periode di Kabupaten Mempawah, punya elaktabilitas tinggi, dan tidak diragukan lagi apabila kedepan memimpin Kalbar," katannya.
Kepemimpinan Ria Norsan di Kabupaten Mempawah sudah terbukti dan teruji, pembangunan meningkat,  kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya.
Sementara itu, Selasa (1/11) Ketua DPD Partai Golkar, Marwan mengatakan, setelah melaksanakan rapat koordinasi teknis dan setelah rapat dengan pimpinan kecamatan dan desa se-Kabupaten Landak, pihaknya sangat mendukung Ria Norsan menjadi ketua DPD Partai Golkar Kalbar.
"Bukan hanya 100 persen, tetapi 200 persen," kata Marwan melalui telepone.
Ria Norsan, jelas Marwan adalah kader Partai Golkar, dan layak memimpin Golkar Kalbar, terlebih dengan pengalaman beliau menjadi Bupati Kabupaten Mempawah II periode, artinya tidak diragukan lagi kepemimpinan beliau.

Kamis, 27 Oktober 2016

Rahmad: Junjung Tinggi Fair Play

Ketua Askab PSSI, Rahmad Satria, didampingi Muspika Sungai Pinyuh menyerahkan bola kepada wasit saat membuka Turnamen Sepakbola di Desa Galang
Turnamen sepakbola antar klub kembali berlangsung di Kabupaten Mempawah. Kali ini digelar secara gabungan oleh Desa Galang dan Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, di Lapangan Karang Taruna Tunas Baru, Jalan Siliwangi. Dimulai Rabu (26/10) sore, ajang yang diikuti 50 tim se Kalimantan Barat ini dibuka secara resmi oleh Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Mempawah, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH.
Di hadapan para penonton, suporter, ofisial, pemain dan pelatih kesebelasan yang ikut turnamen itu, Rahmad Satria atas nama Askab PSSI Kabupaten Mempawah mengapresiasi pelaksanaan open turnamen sepakbola yang digelar secara bersama-sama oleh masyarakat di Desa Galang dan Desa Sungai Rasau.
“Terlaksananya kegiatan ini tentu menjadi bukti bahwa Galang dan Sungai Rasau merupakan desa yang kompak, desa yang tertib, aman dan lancar. Tentu kekompakan ini harus terus dijaga terutama dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sebagai desa yang dinilai sudah mampu melaksanakan turnamen sepakbola bergengsi berskala Kalbar ini, Rahmad Satria kemudian meminta para penonton, suporter maupun pemain tidak melakukan tindakan yang bisa merusak semangat sportivitas dan fairplay yang digaungkan PSSI Kabupaten Mempawah selama ini.
“Jika ada persoalan di dalam lapangan, biarkan kapten masing-masing kesebelasan dan wasit yang menyelesaikannya. Tolong hormati apapun keputusan wasit, karena wasit yang memimpin turnamen ini sudah bersertifikasi dan legalitasnya tidak perlu diragukan lagi. Jadi penonton jangan ikut campur apalagi sampai membuat onar yang bisa merusak semangat sportivitas dan fairplay,” ujarnya berpesan.
Camat Sungai Pinyuh, Drs. Rochmat Effendy, MM, mewakili Bupati Mempawah, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, mendukung penuh pelaksanaan turnamen sepakbola yang dilaksanakan di Desa Galang itu. Ia berpesan agar momentum turnamen ini dapat menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet sepakbola yang kelak bisa mewakili Kabupaten Mempawah, Kalbar dan nasional.
“Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan baik. Karena keberhasilan ini ditentukan dua faktor, pertama terselenggara dengan baik serta pelaksanaanya berjalan dengan tertib, aman dan lancar hingga selesai nanti. Tentu hal tersebut menjadi keinginan kita bersama,” ucapnya.
Ketua panitia, Abdul Holik, mengatakan turnamen sepakbola antar klub yang diprakarsai Desa Galang dan Desa Rasau itu akan berlangsung selama satu bulan kedepan. Kegiatan ini memperebutkan trofi dan uang pembinaan dari Ketua Askab PSSI Mempawah, Rahmad Satria.
“Diikuti 50 klub dari berbagai kabupaten/kota, turnamen ini dibagi dua bagian yaitu pool A dan pool B. Masing-masing pool terdiri dari 25 klub. Klub yang mengikuti kompetisi ini diantaranya dari Kabupaten Landak, Kota Pontianak dan berbagai kecamatan di Kabupaten Mempawah,” ucapnya.

Kejutan I-JARI untuk Ketua DPRD

Kru I-JARI Mempawah bersama Sekretaris DPRD, Anwar, memberikan ucapan selamat ulangtahun kepada Ketua DPRD, Rahmad Satria
Langkah Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Kamis (26/10) pagi, tiba-tiba terhenti di pintu masuk gedung wakil rakyat. Ia yang ketika itu akan memimpin rapat badan musyawarah (banmus) DPRD, dihadang para awak media yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Bestari (I-JARI) Mempawah. Mengira akan diwawancarai, rupanya ia mendapat kejutan tak terduga dari I-JARI.
Surprise! Begitu ucapan dari awak media kepada Rahmad Satria. Hari itu Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah ini merayakan ulang tahunnya yang ke-47. Kejutan berupa pemberian kue ulang tahun dengan lilin angka 47. Diiringi lagu selamat ulang tahun, Rahmad Satria langsung berdoa dan meniup lilin yang tertancap diatas kue.
“Selamat ulang tahun ya we (panggilan akrab Rahmad Satria, red), semoga panjang umur dan selalu sehat dan cita-citanya tercapai,” ucap Ketua I-JARI Mempawah, Dian Sastra, yang diamini awak media lainnya.
Tak mengira mendapat ucapan selamat ulang tahun. Rahmad mengaku bahagia. Ia tak menyangka ulang tahunnya kali ini mendapat kejutan tak terduga dari para awak media. Dengan ucapan yang tulus, ia kemudian mengucapkan terima kasih atas doa dan kejutan yang diberikan. “Tentu momentum ulang tahun ini terus meningkatkan kebersamaan kita dalam upaya memajukan Kabupaten Mempawah,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai perjalanan hidup, Ketua Askab PSSI Kabupaten Mempawah ini mengatakan bahwa secara hakikat, ia menjalani hidup ini air yang mengalir, apa adanya. Secara prinsip, dirinya menyatakan hidup itu harus jujur, amanah, komitmen dan konsekuen. Apalagi jika ditakdirkan Allah SWT untuk mengabdi, dapat berbuat yang terbaik bagi masyarakat.
“Kita tentu menjalani hidup dan pekerjaan harus tulus dan ikhlas. Buat saya hidup itu harus sederhana. Tapi cita-cita tidak boleh sederhana. Kita harus jadi diri sendiri, tidak boleh memainkan sandiwara,” ujar politisi dan doktor ilmu hukum kelahiran Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan ini.
Selain dari awak media, Rahmad juga mendapatkan ucapan selamat dari Sekretaris DPRD Kabupaten Mempawah, H Anwar, S.IP, M.Si, beserta staf dan jajarannya. Di media sosial, ucapan ulang tahun beserta doa terbaik juga terus mengalir memenuhi dinding Facebook milik Rahmad Satria dari para sahabat dan para keluarga.

Senin, 24 Oktober 2016

MKGR Gelar Khitanan Massal

Pengurus DPP MKGR, Chairuddin Simatupang, bersama Ketua DPD Partai Golkar, Rahmad Satria, dan Ketua DPD MKGR Kalbar, Prabasa Anantatur,  menyaksikan proses khitanan massal di Sungai Kunyit.
Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah bersama organisasi sayapnya yaitu Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) menggelar khitanan massal di Kecamatan Sungai Kunyit, Sabtu (22/10). Kegiatan sosial ini terasa istimewa karena dihadiri Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP MKGR, Dr. Chairuddin Simatupang, SE, MM.
Kepada para wartawan, Chairuddin yang juga Dewan Pakar DPP Partai Golkar ini memberikan apresiasi dan dukungan terhadap bakti sosial khitanan massal yang digelar DPD Partai Golkar dan MKGR Kabupaten Mempawah ini. Ia menilai kegiatan sosial tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari organisasi kemasyarakatan MKGR yang mengambil peran Partai Golkar di bidang sosial kemasyarakatan.
“MKGR adalah salahsatu organisasi pendiri Golkar sebagai partai politik. Bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, MKGR menjadi basis terdepan untuk mensosialisasikan Partai Golkar dan program-programnya,” kata Chairuddin seraya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan dan lokasi pelaksanaannya lebih luas lagi.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah, Dr. H. Rahmad Satria, SH, MH, mengatakan pelaksanaan bakti sosial khitanan massal ini merupakan upaya untuk memberdayakan organisasi sayap Partai Golkar, satu diantaranya MKGR. Dengan demikian melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, eksistensi MKGR di masyarakat dapat terus terjaga.
“Kita terus berdayakan organisasi sayap Partai Golkar melalui berbagai kegiatan sosial seperti khitanan massal, gotong royong dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Kita berharap peran aktif organisasi sayap ini dapat terus membesarkan Partai Golkar,” katanya.
Terkait khitanan massal yang dilaksanakan di kediaman pribadi Ketua DPC MKGR Kabupaten Mempawah, Syarif M Shaleh, dinilai Rahmad Satria memiliki arti penting. “Selain tujuan utamanya membantu masyarakat kurang mampu, kegiatan sosial ini juga menjadi ajang silaturami menjalin kebersamaan antara Partai Golkar, MKGR bersama masyarakat,” ujar dia.
Syarif M Shaleh ketika dikonfirmasi mengatakan, khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar dan MKGR kepada masyarakat kurang mampu terutama di Kecamatan Sungai Kunyit. “Alhamdulillah, antusiasme anak-anak mengikuti khitanan ini luar biasa. Lebih 200 anak hadir disini. Kami senang bisa berperan aktif membantu masyarakat,” ucapnya

Marching Band Bangun Karakter Generasi Muda

Peserta Parade Marching Band yang dilepas Ketua DPRD, Rahmad Satria, di Sungai Pinyuh
Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Dr. H Rahmad Satria, SH, MH, melepas Parade Marching Band di Komplek Pasar Patoka, Sungai Pinyuh Kecamatan Sungai Pinyuh, Sabtu (22/10). Pelaksanaan parade ini dinilai Rahmad, sebagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat bagi para pelajar disamping Gerakan Pramuka.
“Mengikuti marching band sangat baik bagi para pelajar. Selain sebagai sarana belajar musik, marching band juga memiliki dampak positif terhadap pembangunan karakter anak-anak dan remaja,” kata Rahmad Satria, sebelum melepas kegiatan Parade Marching Band.
Berlatih marching band, dijelaskan Rahmad, memiliki banyak manfaat bagi para pelajar maupun generasi muda. Mulai dari berlatih kekompakan dan kerjasama tim, melatih disiplin, aktualisasi diri, hingga belajar manajemen tim dan event. Oleh karena itu, atas nama Pemerintahan Kabupaten Mempawah ia menyambut baik dilaksanakannya Parade Marching Band ini.
“Semoga kegiatan ini dapat terus terlaksana dan diikuti lebih banyak peserta kedepannya. Tentunya dikemas dengan konsep yang lebih menarik lagi, mengedukasi, semarak, meriah dan menghibur seluruh masyarakat,” ujar dia.
Kepada para peserta, Ketua DPD Partai Golkar ini berpesan agar menjadikan raihan juara Parade Marching Band ini sebagai alat untuk mencapai tujuan. Tujuannya yaitu meningkatkan mutu dan kualitas pelajar dalam memainkan alat musik secara berkolaborasi sehingga kedepannya bisa berprestasi hingga ditingkat provinsi dan nasional.