Kamis, 26 Januari 2012

Partai Golkar Siap Menangkan Morkes

Ketua DPD Partai Golkar, Rahmad Satria (kanan), didampingi Korwil DPD Partai Golkar Kalbar, Muhammad dan fasilitator Aida Mochtar, memimpin diskusi menjaring aspirasi

Ratusan peserta tampak antusias mengikuti diskusi dengan tema “Morkes Mendengar, Mari Berbicara Kalbar” 
 
Mesin politik DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak dan Kalbar dipersiapkan matang menyongsong pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) 2013 mendatang. Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, H Morkes Efendi, S.Pd, siap diusung menuju kursi KB 1.
Salahsatu agenda politik yang dilaksanakan DPD Partai Golkar untuk suksesi Morkes Efendi sebagai Gubernur Kalbar periode 2012-2017, yakni jaring arspirasi dan sosialisasi kepada para pengurus partai Golkar serta ke para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat, yang dilaksanakan di Gedung PGRI Mempawah, siang kemarin.
Kegiatan yang dikemas melalui diskusi dengan tema “Morkes Mendengar, Mari Berbicara Kalbar” itu turut dihadiri Anggota DPP Partai Golkar yang juga Korwil DPD Partai Golkar Kalbar, Muhammad, dan mantan Ketua KPU Kalbar, Aida Mochtar, S.Ag, sebagai fasilitator.
Pada kesempatan itu Ketua DPD Partai Golkar, H. Rahmad Satria, SH, MH, mengatakan kegiatan diskusi ini untuk menjaring aspirasi dan sosialisasi calon gubernur yang akan di usung oleh partai Golkar kepada para kader dan simpatisan partai Golkar yang ada di tingkat kecamatan hingga kelurahan atau desa dan ke para tokoh masyarakat, etnis dan agama yang ada di Kabupaten Pontianak.
“Tidak hanya sekedar sosialisasi, akan tetapi kita jaring aspirasi mereka terhadap calon Gubernur yang akan kita usung, agar sinergi dengan visi dan misi calon Gubernur nantinya,” ujar Rahmad.
Kemudian Rahmad juga mengatakan, hingga saat ini Partai Golkar khususnya DPD Kabupaten Pontianak tetap mengusung Morkes Efendi untuk calon Gubernur Kalbar, sesuai hasil Rapimda Partai Golkar, Desember 2011 lalu.
“Kita ingin menunjukkan bahwa mesin Golkar sudah bergerak dan siap menyongsong Pemilukada Kalbar. Jadi aksi kita bukan hanya sekedar baliho atau spanduk saja, tapi bukti bahwa Morkes Efendi kita persiapkan sebagai calon Gubernur Kalbar,” ucapnya.
Sedangkan Korwil Partai Golkar di Kalbar, Muhammad, mengajak masyarakat bersatu mendukung Morkes Efendi sebagai calon Gubernur Kalbar. Selain itu, Partai Golkar bukanlah partai etnis atau agama tertentu, tapi untuk seluruh masyarakat di Indonesia.
“Hasil diskusi dan jaring aspirasi dan sosialisasi yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, akan menjadi masukan bagi kita dalam upaya pemenangan Morkes Efendi sebagai Gubernur Kalbar,” ucapnya.

Persiwah Siap Rebut Prestasi Terbaik

Bupati Ria Norsan menerima Piala Kompetisi Divisi III U-19 yang diraih Persiwah

Para pemain dan ofisial Persiwah berfoto bersama Bupati Ria Norsan dan Ketua PSSI Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria. FOTO-FOTO PISA
 
Pemain dan ofisial kesebelasan Persiwah Mempawah siap memberikan hasil maksimal bagi masyarakat Kabupaten Pontianak pada perhelatan Kompetisi Divisi III Zona Kalimatan yang akan berlangsung di Kalimantan Selatan, April mendatang.
Hal ini disampaikan pelatih Persiwah U-19, Kasful Anwar, saat beraudiensi dengan Bupati Pontianak, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, bersama pengurus KONI, di aula atas kantor bupati, pagi kemarin.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pontianak, Ketua PSSI Kabupaten Pontianak, pengurus KONI Kabupaten Pontanak, Kadis Dikpora Kabupaten Pontianak, serta seluruh masyarakat Kabupaten Pontianak, yang telah memberikan dukungan dan doa kepada tim Persiwah. Kita siap memberikan hasil terbaik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Ria Norsan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi yang diraih Persiwah dan mengingatkan mereka untuk tidak lekas puas. “Merebut gelar juara itu jauh lebih mudah daripada mempertahankan gelar juara yang telah diraih. Jadi tetap berjuang dan berlatih,” ujarnya.
Untuk menambah motivasi pemain yang akan berlaga di Kompetisi Divisi III U-19 Zona Kalimantan, Bupati Ria Norsan melalui dana pribadi akan memberikan bonus senilai Rp20 juta. “Saya atas nama pribadi memberikan bonus Rp20 juta bagi Persiwah, jika mereka berhasil keluar sebagai pemenang di kompetisi zona Kalimantan nanti,” ungkap bupati.
Terkait pengembangan dan pembinaan sepakbola di Kabupaten Pontianak, bupati mengatakan Pemkab Pontianak telah melakukan perbaikan lapangan Galaherang Mempawah, yang diharapkan bisa menjadi sarana latihan membina kemampuan atlet sepakbola di daerah ini.
“Kita akan lengkapi pelbagai sarana dan prasarana pendukung latihan. Tidak hanya sepakbola, namun olahraga berprestasi lainnya. Anggarannya sudah kita alokasikan ke KONI dalam APBD 2012, totalnya Rp 850 juta,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Persiwah Mempawah, Rahmad Satria yang sebelumnya juga memberikan bonus Rp 15 juta bagi para pemain dan ofisial, mengaku bangga dan bahagia atas prestasi yang telah diukir Persiwah.
Menurutnya, prestasi gemilang di kompetisi Divisi III U-19 se-Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu, merupakan gairah baru bagi dunia persepakbolaan di Kabupaten Pontianak, mengingat sudah cukup lama Persiwah kurang menunjukkan prestasi yang menggembirakan.
“Saya yakin, jika anak-anak Persiwah rajin dan terus bersemangat dalam berlatih, maka bukan mustahil jika gelar juara pertama kompetisi U-19 zona Kalimantan akan berhasil kita raih,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini.
Seakan tak ingin ketinggalan dalam menggairahkan semangat juang Persiwah, Jailani mewakili pengurus KONI Kabupaten mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan pula bonus bagi Persiwah, senilai Rp10 juta. “Kita di KONI akan memberikan bonus Rp 10 juta,” pungkasnya.

Senin, 16 Januari 2012

Juarai Divisi III U-19, Persiwah Tuntaskan 10 Tahun Dahaga Prestasi

Kesebelasan Persiwah U-19 bersama tropi kemenangan usai menjuarai Kompetisi Divisi III U-19

Para pemain Persiwah U-19 berfoto bersama dengan Ketua PSSI Kalbar, Zulfadli, dan Ketua PSSI Kab. Pontianak, Rahmad Satria

Euforia kegembiraan para pemain Persiwah U-19 usai menundukkan Persista Sintang dengan skor 3-2

Ratusan suporter Persiwah memadati tribun Stadion Sultan Syarif Abdurahman Pontianak

Dua pemain Persiwah (kiri) berjibaku dengan pemain Persista Sintang

Para pemain Persiwah saat mendapat pengarahan dan support dari Ketua PSSI Kab. Pontianak, Rahmad Satria
Setelah 10 tahun miskin gelar, Kesebelasan Persiwah Mempawah berhasil merengkuh juara I Kompetisi Divisi III U-19 usai menundukkan tim kuat Persista Sintang dengan skor tipis 3-2, pada final yang berlangsung di Stadion Sultan Syarif Abdurahman (SSA) Pontianak, Sabtu (14/1).
Tak pelak, kemenangan tersebut disambut antusias seluruh pengurus Persiwah, pemain, suporter dan masyarakat Kabupaten Pontianak yang turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan final di Stadion SSA Pontianak.
Tak terkecuali, Ketua PSSI Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria, SH, MH, yang turut bahagia dan bangga atas keberhasilan para pemain Persiwah Mempawah yang bisa membawa pulang juara I bagi masyarakat Kabupaten Pontianak awal tahun 2012 ini.
“Luar biasa, Tim Persiwah sudah lama tidak meraih gelar juara. Alhamdullilah, anak-anak tampil baik dan berhasil menyembahkan gelar juara kepada masyarakat Kabupaten Pontianak,” kata Rahmad Satria, yang berjanji akan memberikan bonus Rp 15 juta kepada pemain dan oficial Persiwah atas keberhasilan ini.
Tidak lupa, Ketua Umum Persiwah Mempawah ini, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pontianak, yang telah memberikan dukungan dan doa kepada Tim Persiwah Mempawah.
“Semua atas dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pontianak. Maka saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih, suporter dan masyarakat kita yang sudah memberikan suport kepada anak-anak,” katanya.
Terpisah Pelatih Tim Persiwah Mempawah, Kasful Anwar, berjanji akan melakukan pembinaan secara baik, untuk mempersiapakan timnya menghadapi Divisi III Zona Kalimantan. “Perjuangan belum usai, kita akan kembali mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi Divisi III Zona Kalimantan. Kita akan terus melakukan pembinaan dan latihan secara kontinyu,” ucapnya

Gerakan Pramuka Wadah Pemersatu Bangsa

Ketua Kwarda Kalbar, Suryadi, menyematkan tanda peserta Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa

Para peserta Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa yang didominasi guru-guru SD se Kabupaten Pontianak

Acara pembukaan Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa yang dihadiri Ketua Kwarda, Suryadi, Ketua Kwarcab, Rahmad Satria, dan para pengurus Kwarcab Kabupaten Pontianak

Ketua Kwarcab, Rahmad Satria, saat memberikan sambutan di hadapan peserta Bimtek

Ketua Kwarda, Suryadi, membuka Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa di Gedung PGRI Kabupaten Pontianak
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Karakter Bangsa yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pontianak, 13-15 Januari 2012, di Gedung PGRI Mempawah, berlangsung sukses.
Banyak pengalaman dan ilmu pengetahuan yang didapatkan peserta yang merupakan guru Sekolah Dasar se-Kabupaten Pontianak, dari para narasumber yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang kepanduan untuk diterapkan kembali kepada anak didiknya.
“Gerakan Pramuka merupakan wadah pemersatu bangsa dan pendidikan karakter bangsa bisa dimulai dari kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di jenjang pendidikan dasar seperti Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,” kata Ketua Kwartir Daerah  (Kwarda) Kalimantan Barat, Drs. Suryadi, M.Si, saat membuka kegiatan itu.
Gerakan Pramuka, imbuh Suryadi, mempunyai tugas pokok melaksanakan pendidikan bagi generasi muda di lingkungan luar sekolah untuk melengkapi pendidikan di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dengan tujuan membentuk kader bangsa.
“Gerakan Pramuka diharapkan dapat ikut mengatasi masalah yang dihadapi generasi muda dimana sejarah Indonesia telah mencatat peranan besar anggota Pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Sedangkan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten, H Rahmad Satria, SH, MH, mengatakan gerakan Pramuka juga mempunyai tugas pokok generasi mudasebagai kader pembangunan yang beriman dan bertakwa serta berwawasan serta membentuk sikap dan perilaku yang positif.
“Adanya bimtek ini makanya diharapkan akan timbul pemahaman dan kesadaran bagi Pembina Pramuka agar kegiatan yang dilakukan adalah upaya menuju kepada perubahan perilaku yang menginterprestasikan nilai-nilai karakter kebangsaan,” ucapnya

Jumat, 13 Januari 2012

Bimtek Karakter Bangsa Disambut Antusias

Ketua Kwarda Kalbar, Suryadi, didampingi Ketua Kwarcab, Rahmad Satria, menyematkan tanda peserta bimtek pendidikan karakter bangsa. FOTO FISA
 
Antusias tinggi ditunjukkan tenaga pendidik, baik itu guru maupun pembina pramuka saat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Karakter Bangsa yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pontianak, di Gedung PGRI Mempawah, 13-15 Januari 2012.
Hal ini terbukti dengan membludaknya peserta bimtek, dari target 40 peserta yang dicanangkan panitia ternyata bimtek yang sumber dananya berasal dari Dirjen Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud), sebesar Rp 50 juta itu dihadiri 97 orang.
“Alhamdulillah, bimtek yang kita gelar ini mendapat sambutan luar biasa dari para pendidik yang sebagian besar merupakan guru SD Se Kabupaten Pontianak. Terima kasih atas kehadiran para peserta,” kata Ketua Kwarcab Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria, SH, MH, saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut Rahmad mengatakan, Pendidikan Karakter Bangsa ini merupakan salahsatu tugas pokok Pramuka melaksanakan pendidikan bagi kaum muda di lingkungan luar sekolah yang melengkapi pendidikan di lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah dengan tujuan membentuk kader bangsa.
“Gerakan Pramuka juga mempunyai tugas pokok menjadikan kaum muda sebagai kader pembangunan yang beriman dan bertakwa, serta berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi, membentuk sikap dan perilaku yang positif,” ucapnya.
Sedangkan Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Kalimantan Barat, Drs. Suryadi, M.Si, yang membuka bimtek tersebut aspresiasi terhadap Kwarcab Kabupaten Pontianak yang sudah mampu melaksanakan Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa, yang ternyata disambut penuh antusias oleh para pendidik.
“Saya berikan reward terhadap Kwarcab Kabupaten Pontianak, yang terus eksis dalam memajukan gerakan Pramuka, terutama dalam membina para generasi muda,” ujarnya.
Terkait Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa yang kini dipercayakan kepada Pramuka, dijelaskan Suryadi merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan generasi muda bangsa ini.
“Sejarah mencatat gerakan pramuka memberikan peranan besar menjadikan pemuda melakukan kegiatan-kegiatan positif, serta menciptakan generasi handal yang siap menjadi pemimpin bangsa. Tak kalah penting, pramuka juga merupakan salahsatu wadah pemersatu bangsa,” pungkasnya