Selasa, 17 Agustus 2010
Senin, 16 Agustus 2010
Rahmad Satria Terima Lencana Dharma Bakti
Momen Peringatan HUT ke-49 Pramuka yang dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Segedong, Kecamatan Segedong, Sabtu (14/8), ditandai dengan pemberian penghargaan Lencana Dharma Bakti kepada sembilan orang pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pontianak.
Salahsatunya penerima penghargaan yang dinilai berjasa dengan menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam mengembangkan Gerakan Pramuka adalah Ketua Kwarcab, H. Rahmad Satria, SH, MH. Penghargaan dari Kwartir Nasional itu disematkan Kamabicab Kabupaten Pontianak, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH.
Pada upacara yang berlangsung khidmat dan sederhana itu diikuti ratusan anggota Pramuka dari Kwarcab Kabupaten Pontianak dari tingkatan siaga, penggalang, penegak dan pembina. Pada kesempatan itu Bupati Ria Norsan menjadi inspektur upacara membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Profesor, Dr. dr. Azrul Azwar, M.Ph.
Usai menerima penghargaan Lencana Dharma Bakti dan Piagam tersebut, Rahmad Satria, berpendapat bahwa suatu penghargaan yang dianugerahkan ini bukanlah akhir dari suatu aktivitas bagi dirinya, melainkan ini merupakan awal yang perlu dilanjutkan dan ditingkatkan dimasa depan dalam berkarya di pelbagai aktivitas, khususnya digerakan Pramuka.
Sedangkan terkait Revitalisasi Gerakan Pramuka yang sudah berjalan selama empat tahun, dianggap merupakan salahsatu pilar pendidikan bagi generasi muda di
“Revitalisasi ini sudah berjalan empat tahun. Saya menilai kegiatan pramuka di Kabupaten Pontianak semakin baik. Karena itu saya harapkan revitalisasi ini terus berjalan lebih maksimal lagi. Dengan demikian, kita berharap revitalisaso ini akan menghasilkan kader pemimpin bangsa di masa depan,” harapnya.
Rahmad Satria juga mengakui, sejak beberapa tahun terakhir memang ditemukan gejala semakin lunturnya semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda yang dapat dilihat dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa. “Untuk mengatasi ini, pemerintah memang sedang bekerja keras melaksanakan pelbagai kegiatan untuk membangun karakter bangsa guna menjamin keberhasilan pembangunan masyarakat, bangsa dan negara, yang antara lain mempercayakannya kepada Gerakan Pramuka,” ucapnya.
Jumat, 13 Agustus 2010
Parpol Berperan Besar Mensukseskan Pemilu
Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, H. Rahmad Satria, SH, MH, mengatakan, pelatihan dan pendidikan Pemilu, merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat untuk mempelajari dan memahami Pemilu.
“Ini bertujuan agar masyarakat benar-benar memahami arti dari Pemilu, yang merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia,” katanya saat menjadi narasumber seminar yang digelar KPU Kabupaten Pontianak dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu mendatang.
Lanjutnya lagi, untuk melaksanakan demokrasi yang berkualitas, seluruh element masyarakat harus memahami aturan undang-undang seperti UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Pemilu, UU No 2 tahun 2008 tentang Parpol dan PP No 1 Tahun 2009, tentang perubahahnUU nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD.
“Kegiatan ini sangat penting guna menyukseskan pemilu kedepan dan meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten
Selain itu, Rahmad juga mengungkapkan bahwa peran serta parpol dalam mensukseskan pemilu legislatif dan presiden memang besar. “Tanpa adanya peran serta parpol, kinerja KPU dalam mengingkatkan partisipasi masyarakat tidak akan maksimal,” ucapnya Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak ini.
Minggu, 01 Agustus 2010
Rakornis DPD Golkar Lahirkan Lima Rekomendasi Politik
Rapat koordinasi teknis (Rakornis) DPD Partai Golkar (PG) di Gedung Sekretariat PG, Minggu (1/8) melahirkan lima rekomendasi sikap politik PG Kabupaten Pontianak yang intinya mendukung penuh visi dan misi Bupati Pontianak terpilih
“Pernyataan sikap politik ini, dibuat dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai amanah Partai Golkar Kabupaten Pontianak. Terutama mendukung visi dan misi Bupati
Kelima pernyataan sikap politik Partai Golkar Kabuapten Pontianak itu meliputi, pertama mendukung sepenuhnya visi dan misi Bupati Pontianak priode 2009-2014, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pontianak.
Kedua, mendukung dan ikut melaksanakan segala program-program yang telah diterapkan dalam RPJMD Kabupaten Pontianak, serta ikut menyukseskan program-program yang telah ditetapkan oleh Bupati Pontianak. Ketiga, mendukung dan mengawal SOPD agar dapat dilaksanakan secara efektif dan efesien serta sinergis dangn visi dan misi Bupati Pontianak yang telah ditunagkan dalam RPJMD tahun 2010-2014.
Keempat, mendukung sepenuhnya penyelenggaraan sistem pemerintah daerah yang mengacu pada Undang-Undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Dan kelima, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, organisasi sayap, organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan, pimpinan kecamatan, kelurahan dan desa siap bekerja keras untuk memenangkan calon bupati yang diusung Partai Golkar pada Pemilu Kepala Daerah Tahun 2013 dan Pemilu Legislatif tahun 2014.
Melalui kelima rekomendasi itulah, lanjut Rahmad Satria, Partai Golkar harus mendukung Bupati Pontianak, terutama dalam menyukseskan program kerjanya.
“Partai Golkar merupakan pengusung Bupati Ria Norsan sehingga menjadi bupati terpilih. Pun demikian, kita juga akan memberikan kritikan yang sifatnya membangun demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pontianak,” katanya.Pramuka Mesti Jadi Tauladan Masyarakat
Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi pembina pramuka, kemarin pagi, resmi dibuka Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pontianak, H. Rahmad Satria, SH, MH, dan diikuti 87 orang peserta. Tampak hadir Wakil Bupati Pontianak, Drs. H. Rubijanto.
Dalam kesempatan itu, Rahmad Satria mengatakan, kegiatan KMD ini merupakan Program Kerja 2010 yang digelar dalam rangka memberikan sertifikasi bagi para pembina pramuka, khususnya di gugus depan.
“Kursus-kursus tersebut merupakan upaya menciptakan pembina pramuka yang handal dan sertifikasi ini akan menjadi bukti bahwa peserta sudah resmi menjadi pembina pramuka di masing-masing kwartir ranting atau gugus depan,” cetus Rahmad.
Rahmad Satria juga menegaskan, bahwa pramuka selama ini telah menjadi yang terdepan dalam pelbagai kegiatan sosial, serta mampu melahirkan generasi muda yang handal.
“Melalui Pelatihan KMD dan KML, kita berharap para pembina pramuka memiliki keahlian dan teknik kepramukaan, baik psikologi peserta didik, teknis membina, serta cara membina dan berorganisasi dengan baik,” katanya.
Selain itu, dengan aktif ikut kegiatan kepramukaan, Rahmad yakin setiap pemuda akan mampu menghindarkan diri dari kenakalan remaja, termasuk bahaya penggunaan narkoba dan hal negatif lainnya. “Kegiatan pramuka juga dapat dijadikan ajang untuk sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat khususnya pemuda,” ungkapnya.
Sedangkan Wabup Rubijanto mengatakan, Pemkab Pontianak menyambut positif serta mendukung penuh pelaksanaan KMD, yang diharapkan bisa menjadi tauladan dan pelopor di masyarakat. Apalagi bila melihat keberadaan generasi muda yang terancam akibat pengaruh narkoba, minuman keras, serta pergaulan bebas.
“Hal ini perlu ditanggapi dengan bijak. Oleh sebab itu, diperlukan keahlian khusus untuk menyelami kondisi kejiwaan para generasi muda yang umumnya memang masih berada dalam tahap pencarian jati diri,” ucapnya










