Kamis, 11 November 2010

Kursus Mahir Dasar di Pontren Darussalam Desa Sengkubang






Pontren Darussalam Gelar KMD, Satgas Pramuka Peduli Dikukuhkan


Sukses menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi pembina pramuka, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pontianak kembali menggelar kegiatan serupa. Seminggu ke depan, giliran Gugus Depan 01.025-026 Tan Kafi-Tan Baiduru, Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sengkubang yang dipilih menggelar KMD.

Ketua Kwarcab Kabupaten Pontianak, H. Rahmad Satria, SH, MH, saat membuka KMD mengatakan, kegiatan pramuka ini sangat positif karena merupakan salahsatu wadah pembinaan kawula muda untuk mengasah keterampilan dan minat bagi remaja khususnya bagi para santri, karena sinergis dengan apa yang sudah didapatkan selama di pondok pesantren.

“Coba baca sepuluh isi Dasa Dharma Pramuka. Apakah ada yang bertentangan dengan Al Hadits dan Alquran? Tentu tidak ‘kan? Karena memang sudah terealisasi di dalam Dasa Dharma, ” ungkapnya seraya tersenyum.

Lebih lanjut, Rahmad Satria, meminta para anggota pramuka agar selalu menerapkan 10 dasa dharma dalam kehidupan sehari-hari, salahsatunya suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. “Jika itu sudah diterapkan, maka Anda bisa menjadi pemimpin yang baik, di samping harus mempelajari juga tentang teori manajamen,” cetusnya.

Tidak lupa, Rahmad Satria juga mengimbau seluruh gugus depan, pondok pesantren maupun madrasah aliyah lainnya agar dapat mengikuti jejak Pontren Darussalam yang sudah menggelar KMD.

“Silahkan gelar KMD, karena itu memang diperbolehkan dan bakal memotivasi pembina pramuka di seluruh kwarcab Kabupaten Pontianak sehingga melahirkan pembina pramuka yang berkualitas,“ ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarcab, Ridwan A Wahab, mengatakan KMD di Pontren Darussalam, yang akan digelar selama 7 hari dan diikuti 95 orang santri, bertujuan agar setiap pembina pramuka di kwartir manapun memiliki kualifikasi sertifikat pramuka, baik kursus mahir dasar maupun kursus mahir lanjutan.

Selain membuka KMD, pada kesempatan sama, Rahmad Satria, juga mengukuhkan kepengurusan Satgas Pramuka Peduli yang diketuai Max Sosia Jaya, A.Md. Satgas ini akan melaksanakan pelbagai kegiatan sosial terutama dalam upaya memasyarakatkan pramuka. “Kita akan menjadi mitra pelbagai organisasi sosial lainnya maupun pemerintah daerah dalam pelbagai aktivitas seperti bakti sosial maupun penanggulangan bencana,” ucap Max.

Senin, 27 September 2010





Kamis, 23 September 2010

Anggota DPRD akan Kerja Lembur


Waktu kerja dewan pada tahun 2010 yang hanya tinggal dua bulan, namun masih memiliki banyak agenda yang belum diselesaikan. Karena itu, seluruh fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pontianak sepakat untuk memadatkan jadwal sidang hingga lembur untuk membahas agenda peraturan daerah.

“Banyak agenda kita yang belum diselesaikan, namun karena waktu sudah mepet, maka mau tidak mau kita mesti siap-siap lembur untuk menyelesaikannya,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, H. Rahmad Satria, SH, MH.

Rencananya, pihak eksekutif dan legislatif akan segera membahas segala peraturan daerah baik perubahan APBD, KUA dan lain sebagainya. “Walaupun tidak ada uang lembur, namun karena sudah merupakan tugas maka harus kita laksanakan” katanya seraya tersenyum.

Sedangkan Sekretaris DPRD Kabupaten Pontianak, H. Anwar, S.Ip, membenarkan jadwal kegiatan DPRD bakal padat dalam bulan-bulan ini. Pasalnya, dewan tidak hanya disibukkan dengan pembahasan perubahan APBD 2010, namun juga rencana penambahan kegiatan seperti PSDM dan penjaringan ke masyarakat.

Minggu, 05 September 2010

Eksekutif Mesti Tindaklanjuti Temuan BPK RI


Ketua DPRD Kabupaten Ponianak, H. Rahmad, Satria SH, MH, mengingatkan eksekutif agar menindaklanjuti temuan BPK sesuai rekomendasi yang diberikan BPK atas temuan-temuan terhadap penggunaan APBD 2009.

“Kita minta eksekutif, menanggapi serius catatan-catatan yang diberikan fraksi dewan, terutama terhadap temuan BPK RI. Kalau rekomendasi ini tidak ditindaklanjuti, maka BPK akan membuat surat kepada pihak aparat penegak hukum dalam hal ini kejaksaan, untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Terkait temuan BPK RI, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak ini, menjelaskan, bahwa temuan terhadap sejumlah instansi Pemkab Pontianak belum bisa dikatakan tindak pidana korupsi, karena masih memerlukan rentang waktu terutama untuk tindaklanjut dari instansi tersebut atas rekomendasi dari BPK. “Namun, jika rekomendasi BPK RI ini masih diabaikan dan tidak ditindaklanjuti oleh eksekutif, barulah temuan tersebut bisa dikatakan tindak pidana korupsi,” ucapnya.

Selasa, 31 Agustus 2010

Morkes: Mari Perkokoh Silaturahmi


Untuk meningkatkan tali silahturahim dengan masyarakat, DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Minggu (29/8), menggelar buka puasa bersama ratusan masyarakat Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, di Masjid Jamiatul Umat.

Acara yang kental dengan rasa kekeluargaan tersebut dihadiri beberapa pejabat di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, H. Morkes Effendi, Bupati Pontianak, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, Ketua DPD Golkar Kabupaten Pontianak, H. Rahmad Satria, SH, MH, dan para pengurus teras DPD Golkar Kalbar.

Dalam sambutannya, H. Morkes Effendi, S.Pd, MH, mengatakan, buka puasa bersama ini merupakan rangkaian Safari Ramadan ke beberapa daerah untuk mengokohkan tali silaturahmi antar seluruh anggota DPD Partai Golkar maupun masyarakat.

“Bulan suci Ramadhan ini juga kita jadikan momentum bagi pengurus ataupun kader dan simpatisan Partai Golkar untuk saling berbagi kebersamaan serta meningkatkan ukhuwah Islamiah dan meningkatkan ibadah. Apalagi, saya tidak asing dengan Kecamatan Sungai Kunyit karena istri saya berasal dari Sungai Kunyit,” ungkap mantan Bupati Ketapang dua periode ini.

Sedangkan Bupati Ria Norsan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pengurus DPD Partai Golkar Kalbar yang merelakan waktunya untuk berbuka bersama masyarakat. “Kami ucapkan selamat datang, semoga melalui buka puasa bersama ini Partai Golkar semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat,” ucapnya.

Safari ramadan DPD Partai Golkar Kalbar diisi dengan acara pemberian bantuan dana, buka bersama dan salat maghrib berjamaah. Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat, Muhammad Haitami Salim, memberikan tausyiahnya.



Selasa, 17 Agustus 2010

Pelatihan Kursus Mahir Dasar Pramuka






Bersama Ustadz Yusuf Mansyur di Masjid Agung Al Falah Mempawah





Peringatan HUT ke-65 RI