Sabtu, 20 April 2013

Rahmad Satria Buka Hunting Foto se Kalbar

Ketua DPRD, H Rahmad Satria SH MH, melakukan pengambilan gambar saat membuka hunting komunitas foto se Kalbar yang digelar Mempawah Art Photography (MAP) di Pantai Kijing
Pelaksanaan kegiatan Hunting Bersama Komunitas Fotografi se-Kalimantan Barat yang digelar Mempawah Art Photography (MAP), di Pantai Wisata Pantai Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit, disambut antusias ratusan pecinta fotografi.
Selama dua hari kegiatan, para peserta yang berasal dari sejumlah komunitas fotografi di Kabupaten Pontianak, Sambas, Sanggau, Kota Singkawang dan Pontianak, terkesan dengan semarak kegiatan fotografi MAP di Pantai Kijing yang mendapat dukungan Bupati Pontianak, Drs H Ria Norsan MM MH, dan Ketua DPRD, H Rahmad Satria SH MH.
“Alhamdulillah, kegiatan kami bisa berlangsung sukses dan lancar. Semua berkat dukungan Pak Bupati Ria Norsan dan Pak Rahmad Satria selaku Ketua DPRD,” kata Ketua Panitia Hunting Bersama Komunitas Fotografi se-Kalimantan Barat, Yudi Oktafiarza, SH.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini tak lain dalam rangka menjalin silahturahmi antar komunitas fotografi yang ada di Kalimantan Barat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pontianak, salahsatunya di Pantai Kijing.
“Banyak cara memperkenalkan Kabupaten Pontianak, baik melalui kerajinan tangan dan kesenian, pendidikan, olahraga, bahkan keagamaan. Dan kami di MAP memilih fotografi untuk menunjukkan eksistensi Kabupaten Pontianak ke dunia luar,” ucapnya.
Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria SH MH, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas kesediaan peserta yang sengaja datang dari jauh ke Kabupaten Pontianak, khususnya di Kecamatan Sungai Kunyit.
“Kami merasa bahagia, kegiatan ini mendapat sambutan antusias para pecinta fotografi di Kalbar. Semoga di masa mendatang kegiatan ini bisa terus dilaksanakan, tak hanya di Kabupaten Pontianak, namun juga kabupaten/kota lainnya di Kalbar,” ucapnya.
Pembukaan Hunting Bersama Komunitas Fotografi se-Kalimantan Barat, yang turut dihadiri Camat Sungai Kunyit, Iwan Supardi, S.Sos, serta perwakilan dari Kapolsek Sungai Kunyit, ditandai dengan pengambilan gambar pertama oleh Rahmad Satria.

Senin, 18 Maret 2013

Lamar Golkar, PPP dan PAN, Rahmad Satria Hangatkan Persaingan Pemilukada


Rahmad Satria mendaftarkan sebagai balon bupati di DPD Partai Golkar

Ketua DPD PAN Kabupaten Pontianak, Ridhuan Ismail, menyambut kedatangan Rahmad Satria mendaftar sebagai balon bupati di DPD PAN

Di DPC PPP Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria turut mendaftarkan diri sebagai balon bupati. Ia diterima Ketua DPC PPP, Basri Hasan dan Tim Penjaringan
Sempat menyatakan diri enggan untuk maju sebagai bakal calon (balon) kepala daerah pada Pemilukada mendatang, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria SH MH, membuat kejutan dengan mengambil formulir dan mendaftar sebagai balon bupati di tiga partai besar di Kabupaten Pontianak, yakni Golkar, PAN, dan PPP.
Saat proses pengambilan maupun pengembalian formulir balon kepala daerah di tiga partai tersebut, Rahmad Satria didampingi sejumlah jajaran pengurus teras DPD Partai Golkar Kabupaten Pontianak.
“Sebagai kader partai, saya menyatakan siap maju sebagai kepala daerah Kabupaten Pontianak. Golkar, PAN dan PPP menjadi target perahu politik saya. Terkait realisasinya tergantung mekanisme di tiga partai tersebut,” kata Rahmad Satria, usai mengembalikan formulir di Sekretariat PPP, Jalan Gusti Muhammad Taufik, Senin kemarin.
Majunya Rahmad Satria sebagai balon kepala daerah, memang sudah lama berkembang di masyarakat. Apalagi pada Pemilukada 2008 lalu, ia sudah menyatakan diri maju sebagai balon Bupati Pontianak periode 2009-2014. Hanya saja sejak beberapa waktu terakhir, Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini seperti enggan berbicara kepada publik tentang pencalonan dirinya sebagai kepala daerah.
Tentu mendaftarnya Rahmad Satria sebagai balon bupati menjadi kejutan tersendiri dan semakin meramaikan persaingan ditubuh Partai Golkar maupun Pemilukada. Apalagi beberapa waktu lalu, incumbent yang diusung Partai Golkar pada Pemilukada lalu, yakni Bupati Pontianak Drs H Ria Norsan MM MH, dan Wakil Bupati, Drs H Rubijanto sudah mendaftar terlebih dahulu di Golkar. Bahkan jelang penutupan pendaftaran balon bupati Partai Golkar, Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar juga mendaftar sebagai balon bupati.
“Kita tidak membatasi siapa saja untuk maju menggunakan Partai Golkar sebagai kendaraan politik. Siapa saja boleh asalkan memenuhi persyaratan. Jika dianggap layak dan kompeten oleh DPP Golkar, maka yang bersangkutan bisa menggunakan perahu Golkar,” ucap Ketua Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Partai Golkar, H Dudung Agus Suharto, S.Sos.
Selain figur diatas, Dudung juga membenarkan bahwa Partai Golkar menjadi partai yang laris manis jelang Pemilukada. Tercatat ada 12 figur yang mengambill formulir sebagai balon bupati dan wakil bupati. Bahkan, sebagian diantaranya sudah ada yang resmi mendaftar sebagai balon bupati dan wakil bupati yang akan diusung Partai Golkar nanti.
“Ramainya figur penting yang mendaftar di Partai Golkar tentu semakin menghangatkan persaingan merebutkan Partai Golkar sebagai kendaraan politik pada Pemilukada, 19 September mendatang,” pungkasnya.

Jumat, 22 Februari 2013

Gudep Fatahillah-Sekar Arum Gelar Perkajusami


Ketua Kwarcab, Rahmad Satria, berfoto bersama dengan Mabigus Fatahillah-Sekar Arum dan peserta Perkajusami yang berpangkalan di MAN Mempawah
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria SH MH, siang kemarin, membuka perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perkajusami) memperingati HUT Gugus Depan (Gudep) Fatahillah-Sekar Arum yang berpangkalan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.
Di hadapan ratusan anggota pramuka dari gugus depan di Kabupaten Pontianak, Bengkayang, Singkawang Rahmad Satria, mengatakan gerakan pramuka merupakan wadah pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Selain mendapatkan pendidikan secara formal di sekolah, generasi muda khususnya pelajar juga mendapatkan pendidikan informal di organisasi pramuka. Pramuka bisa menjadikan generasi muda sosok yang terampil, tangguh, dan berkarakter dalam mengisi pembangunan,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini mengatakan, gerakan pramuka, merupakan organisasi terstruktur dan memiliki tingkatan dalam mendidik dan melatih generasi muda yang dimulai dari Siaga, Penggalang, dan Penegak. “Bahkan pendidikan kepramukaan juga sampai ke tingkat dewasa, dimana ada Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML), Kursus Pelatih Dasar dan Kursus Pelatih Lanjutan,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan HUT Gudep Fatahillah-Sekar Arum, disambut baik Rahmad Satria. Apalagi momennya bertepatan dengan Peringatan Hari Pandu Sedunia yang dilaksanakan setiap 22 Februari. “Selain memperingati Hari Pramuka setiap 14 Agustus, kita juga memperingati Hari Pandu Sedunia yang merupakan hari kelahiran Bapak Pandu Sedunia, Baden Powell,” ucapnya.
Selama HUT Gudep Fatahillah-Sekar Arum yang diikuti 19 gudep ini, panitia pelaksana menggelar pelbagai lomba untuk tingkat penggalang dan penegak. Untuk penggalang, diantaranya kolone tongkat, tata upacara pasukan, semaphore, hasta karya, penjelajahan, dan berbalas pantun. Sedangkan untuk tingkat Penegak seperti kolone tongkat, tata upacara ambalan.
Pembukaan HUT Gudep Fatahillah-Sekar Arum, dihadiri Ketua Mabigus Fatahillah-Sekar Arum MAN Mempawah, Sayuti, Pembina Gudep Fatahillah-Sekar Arum yang juga Ketua Kwaran Mempawah Hilir, Gusti Yudi Arianto, serta sejumlah pengurus Kwarcab Kabupaten Pontianak.