Rabu, 20 November 2013

Parit Mambo Tak Tersentuh Pembangunan

Ketua DPRD, Rahmad Satria, meninjau jalan rabat beton baru saja dibangun di Parit Mambo
Selama hampir 25 tahun pasca bergabung dari Kotamadya Pontianak, warga dua Rukun Tetangga (RT) di Parit Mambo, Dusun Telok Dalam, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, tak merasakan sentuhan pembangunan. Tak hanya infrastruktur, tapi juga pendidikan dan kesehatan.
Di sektor infrastruktur, warga RT 01 dan RT 02 Parit Mambo, tak memiliki akses jalan menuju pusat desa. Jika ada keperluan mendesak di balai desa, warga terpaksa harus memutar melalui Jalan 28 Oktober, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Padahal, jika ada akses jalan langsung ke pusat desa Wajok Hulu, warga bisa menempuh jarak hanya sekitar 5 kilometer.
Hal sama juga dirasakan warga di sektor pendidikan. Untuk bersekolah, warga terpaksa mengenyam pendidikan di Kota Pontianak. Meski lebih dekat, namun bukan tanpa kendala. Kebijakan Pemerintah Kota Pontianak di sektor pendidikan yang hanya menyediakan kuota 5 persen bagi siswa dari luar daerah, menjadi persoalan baru yang mesti dihadapi anak-anak Parit Mambo.
Begitu juga dengan kesehatan, sampai saat ini masih banyak warga Parit Mambo yang belum memiliki kartu sehat. Bahkan untuk berobat, warga lebih memilih datang ke unit kesehatan yang ada di Kota Pontianak, dikarenakan tidak adanya Pustu di Parit Mambo serta jauhnya jarak Polindes dan Puskesmas di Kecamatan Siantan.
Oleh karena itu, kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, H Rahmad Satria SH MH, untuk melakukan reses, disambut antusias dan penuh syukur warga Parit Mambo. Kebahagiaan warga bukan tanpa alasan, Rahmad menjadi satu-satunya pejabat negara di Kabupaten Pontianak yang pernah datang berkunjung. Tak heran, segudang harapan mereka sampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Pontianak dua periode ini.
“Alhamdulillah, baru tahun 2013 ini tempat kami mendapat sentuhan pembangunan jalan rabat beton, dengan alokasi dana Rp 200 juta. Sebelumnya daerah kami sama sekali belum tersentuh pembangunan,” kata Ketua RT 01, Awaluddin, saat beraudiensi dengan Rahmad Satria, Minggu (17/11).
Untuk itu, Awalludin berharap kehadiran Ketua DPRD, bisa membawa angin segar bagi pembangunan di wilayahnya. Begitu juga dengan  Pemerintah Kabupaten Pontianak yang diharapkan warga turut memperhatikan kondisi daerah yang berpenduduk 365 jiwa dan memiliki luas 34 kilometer persegi ini. “Kami mengucapkan syukur atas kehadiran Ketua DPRD yang melaksanakan reses di Parit Mambo Kami berharap segala aspirasi warga di sini bisa terwujud,” ujarnya.
Sedangkan Ketua DPRD, Rahmad Satria, mengatakan, dirinya akan berupaya memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi warga Parit Mambo, yakni pembangunan di sektor infrastruktur jalan menuju pusat desa, normalisasi sungai, sarana pendidikan dan kesehatan, termasuk penyelesaian persoalan tapal batas antara Parit Mambo dengan Kota Pontianak, Kubu Raya, dan Landak.
Untuk sektor pendidikan, jika memungkinkan Parit Mambo di bangun gedung sekolah, atau opsi lain meminta Pemerintah Kabupaten Pontianak melakukan kerjasama dengan Pemkot Pontianak. “Tujuannya, agar kuota 5 persen bisa ditambah bagi pelajar Kabupaten Pontianak, khususnya yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak, seperti di Parit Mambo ini,” jelasnya.

Sabtu, 16 November 2013

Galeri Foto Rapat Paripurna DPRD

Ketua DPRD, Rahmad Satria, menandatangani berita acara pengesahan Raperda Peningkatan Mutu Pendidikan dan Perlindungan Anak, yang disaksikan Bupati Ria Norsan pada Kamis 14 November 2013. FOTO FISA
Ketua DPRD, Rahmad Satria, memberikan 15 rekomendasi DPRD kepada Bupati Ria Norsan, terkait pelaksanaan LKPJ  Akhir Masa Jabatan Bupati Pontianak Periode 2009-2014 pada 15 November 2013. FOTO FISA


Jumat, 15 November 2013

MA Rahmatan Lil Alamin Belajar Manajemen di MAN Mempawah

Ketua Yayasan MA Rahmatan Lil Alamin, Rahmad Satria, beserta rombongan disambut para pelajar MAN Mempawah. FOTO FISA
Dalam rangka menjalin silahturahim sekaligus bertukar informasi terkait pengelolaan manajemen sekolah, ratusan siswa dan dewan guru Madrasah Aliyah (MA) Rahmatan Lil Alamin, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah, di Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.
Kedatangan rombongan siswa dan guru bersama Ketua Yayasan MA Rahmatan Lil Alamin, H Rahmad Satria SH MH, langsung disambut atraksi Marching Band MAN Mempawah. Tepuk tangan dan ucapan selamat datang langsung disampaikan ratusan siswa-siswi dan dewan guru MAN Mempawah.
Selain studi banding, kunjungan MA Rahmatan Lil Alamin ke MAN Mempawah juga diisi dengan sejumlah pertandingan olahraga persahabatan antar siswa, seperti futsal, tenis meja, bola voli dan bulutangkis
Ketua Yayasan Rahmatan Lil ‘Alamin, Rahmad Satria, mengatakan kunjungan ke MAN Mempawah ini dalam upaya memotivasi dan meningkatkan proses belajar mengajar di MA Rahmatan Lil Alamin, yang belum lama terbentuk.
“Selain ajang silahturahim, kunjungan ini diharapkan menjadi media para dewan guru MA Rahmatan Lil Alamin, untuk belajar dan meraih informasi terkait proses administrasi, maupun proses belajar mengajar di MAN Mempawah,” kata Rahmad.
Terkait masih sedikitnya keberadaan MA, baik yang berstatus swasta maupun negeri di Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria berharap kedepannya bisa dibangun lebih banyak MA. Apalagi, di Mempawah baru ada satu MAN.
“Jika bisa di Kabupaten Pontianak dibangun 2 sampai 3 MAN, karena MA sangat penting dalam mendidik moral dan karakter anak bangsa, khususnya di bidang keagamaan,” kata Rahmad yang juga berupaya agar MA Rahmatan Lil Alamin statusnya berubah dari swasta menjadi sekolah negeri.
Sedangkan Kepala MAN Mempawah, Saiyuti, menyambut baik kunjungan yang dilaksanakan MA Rahmatan Lil Alamin. Bahkan dirinya, tidak sungkan-sungkan berbagi pelbagai informasi kepada MA Rahmatan Lil Alamin terkait manajemen pendidikan di MAN Mempawah. “Kami senang atas kunjungan ini. Semoga ini bukan yang terakhir, kedepannya kami mempersilahkan MA Rahmatan Lil Alamin untuk kembali berkunjung ke sini,” ucapnya.

Minggu, 13 Oktober 2013

Ketua DPRD Jamu Zigaz Dirumah Dinas



Personel Zigaz saat dijamu Ketua DPRD, Rahmad Satria, di rumah jabatan
Mempawah - Konser Grup Band Zigaz dan The Changcutters yang bisa dinikmati secara gratis di Stadion Opu Daeng Manambon, Sabtu (12/10) malam, disambut antusias ribuan masyarakat Kabupaten Pontianak dan sekitarnya.
Penampilan ciamik dan enerjik yang disuguhkan Zigaz yang dimotori Zian sang vokalis, dan Tria di The Changcutters, mampu membuat para penonton berjingkrak mengikuti setiap alunan lagu kedua band ternama di tanah air ini. Dua jam tampil, kedua band ini masing-masing membawakan enam dan delapan lagu.
Selain membawakan lagu Sahabat Tapi Cinta, Zigaz juga menyanyikan lagu Hidupku Hidupmu, dan Cinta Gila. Sedangkan The Changcutters membawakan lagu Racun Dunia, Pamparampam dan sejumlah lagu hits mereka lainnya. Aksi kedua band ini berhasil melenyapkan rasa haus warga Mempawah akan hiburan berkualitas. Tak jarang Zian dan Tria memberikan kesempatan kepada ribuan penggemarnya untuk menyanyikan lagu-lagunya.
Sebelum tampil di Stadion Opu Daeng Manambon, Zigaz terlebih dahulu singgah dan menghadiri jamuan makan malam di kediaman dinas Ketua DPRD Kabupaten Pontianak,  H. Rahmad Satria, SH, MH. Momen ini juga dimanfaatkan sejumlah fans yang sudah menunggu di rumah dinas Ketua DPRD, untuk berfoto bersama para personil Zigaz.
Usai konser, Rahmad Satria, bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pontianak karena konser ini berlangsung aman, tertib dan lancar, serta dianugerahi cuaca yang bagus.
“Alhamdulillah, konser berlangsung aman. Ini berkat dukungan seluruh masyarakat, khususnya para penonton dan aparat gabungan TNI/Polri, dan Satpol PP. Kita berharap kedepannya semakin banyak artis yang datang dan menghibur warga Kabupaten Pontianak,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Zian, vokalis Zigaz yang mengaku bahagia bisa datang dan menghibur warga Kabupaten Pontianak. “Ini kali pertama kami hadir dan tampil di Mempawah, semoga kedepannya kami bisa kembali hadir di sini,” ucap Zian seraya memuji sajian makanan di kediaman dinas Ketua DPRD, yang menurut mereka nikmat dan cocok di lidah.

Rabu, 09 Oktober 2013

Rahmad Satria Buka Satria Aspro 2013

Rahmad Satria saat memukul bola bulutangkis usai membuka Turnamen Satria Aspro 2013 di UPBLKB Jungkat.
Jungkat - Ketua DPRD Kabupaten Pontianak H Rahmad Satria SH MH, membuka secara resmi kejuaraan bulutangkis Satria Aspro 2013 yang digelar di Gedung Unit Pengembangan dan Latihan Kegiatan Belajar (UPBLKB) Kalimantan Barat di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Senin (7/10).
Ketua Panitia, Al Ghozali, mengatakan turnamen bulutangkis Satria Aspro 2013 ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Pesertanya, berjumlah 52 pasangan ganda putra se Kabupaten Pontianak. Kegiatan ini juga mendapat didukung Ketua DPRD, Rahmad Satria. “Bagi para pemenang mendapatkan uang pembinaan dan tropi. Kami berharap turnamen ini bisa berlanjut setiap tahunnya,” kata dia.
Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria, saat membuka acara tersebut berharap para atlet bertanding dengan semangat tinggi dan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas. “Menang atau kalah biasa. Itu bagian dari permainan. Yang terpenting bermain secara sportif,” ujarnya.
Rahmad mengharapkan, melalui turnamen ini akan melahirkan atlet-atlet bulutangkis berbakat, terutama dari kecamatan Siantan yang bisa berprestasi, tak hanya di level regional namun hingga nasional. “Saya mendukung penuh kegiatan ini, karena sebagai wadah melahirkan atlet-atlet bulutangkis berprestasi di Kabupaten Pontianak,” pungkasnya.